Islam menurunkan al-Quran kepada umat manusia khusunya kepada kaum muslimin sebagai petunjuk dan pembeda antara yang haq dan bathil. Tapi sayangnya orang-orang muslim tidak memahami dengan benar hakikat tersebut sehingga masih banyak diantara kita yang menomor duakan al-Qur’an dengan segala aktifitas dunia yang kita jalani.

Telepon genggam atau yang saat ini kita kenal dengan nama android menjadi salah satu penghalang  kokoh yang malah kita terlena dengan penghalang tersebut dengan fungsi-fungsinya yang begitu menarik. Hal ini akan dimaklumi ketika android ini digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat  akan tetapi hal ini tidak bisa menjadikan alasan untuk menomor duakan al-Qur’an.

Membaca al-Qur’an adalah salah satu indikasi bahwa orang tersebut memiliki kepedulian terhadap al-Qur’an yang berarti dia peduli terhadap dirinya sendiri, karena membaca al-Qur’an salah satu tujuannya adalah menyelamatkan diri kita dari kesengsaraan di dunia dan di akhirat.

Salah satu pengungkapan bahwa kita benar-benar ingin menjadi teman setia al-Qur’an adalah dengan menghafalnya. “Hafalkan walaupun tak hafal-hafal”  ini adalah slogan yang menggambarkan kepada kita bahwa Alloh akan memberikan balasan yang tak terkira jika kita memiliki usaha dan kemauan dalam mempelajari al-Qur’an.

Dan kata tak hafal itu tidak akan terjadi ketika kita memang benar-benar berusaha dalam menghafalnya, slogan tersebut hanyalah sebagai dorongan atau motivasi untuk lebih semangat dalam hifdzu al-Qur’an.

Ini adalah beberapa motivasi yang harus kita tanamkan pada diri kita saat kita menghafal al-Qur’an,

Pertama, berteman dengan al-Qur’an adalah amal yang terbaik. Rasulullah bersabda: “Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Alquran dan mengajarkannya.” ( HR Bukhari).
Kedua, sebuah perniagaan yang tak kenal kata rugi. Allah berfirman: “Sesungguhnya orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebagian rezeki yang kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak merugi.” (QS al-Fathir: 29).

Ketiga, dijanjikan akan derajat yang tinggi di sisi Alloh Ta’ala. Rasulullah bersabda: “Orang yang membaca Alquran dengan mahir akan bersama-sama malaikat yang mulia lagi taat (HR Bukhari dan Muslim).

Keempat, mendapat sakinah (ketenangan jiwa) dan rahmat (kasih sayang). Rasulullah bersabda: “Tidaklah berkumpul suatu kaum dalam satu rumah Allah untuk membaca dan mempelajari Alquran kecuali turun atas mereka sakinah dan rahmat serta diliputi oleh malaikat serta Allah sebut di hadapan malaikat (sisi-Nya).” (HR Muslim).

Kelima, mendapat sebaik-baik anugerah Allah SWT. Rasulullah bersabda dalam hadis qudsi, Allah berfirman: “Barang siapa yang sibuk dengan Alquran dan zikir dari meminta-Ku, aku akan memberikan kepadanya sebaik-baik anugerah-Ku. Keutamaan kalamullah (Alquran) atas kalam-kalam selainnya seperti keutamaan Allah atas semua makhluk-Nya.” (HR Tirmidzi)

Keenam, disamakan seperti halnya buah utrujah yang wangi dan lezat. Rasulullah bersabda: “Perumpamaan orang beriman yang membaca Alquran seperti buah utrujah; aromanya wangi dan rasanya lezat, perumpamaan orang beriman yang tidak membaca Alquran itu seperti kurma; tidak beraroma tapi rasanya manis. Perumpamaan orang munafik yang membaca Alquran itu seperti buah raihanah, aromanya wangi tapi rasanya pahit. Dan perumpamaan orang munafik yang tidak membaca Alquran seperti buah handhalah (semacam labu) ; tidak beraroma dan rasanya pahit.” (HR Bukhari dan Muslim).

Ketujuh, mendapatkan ganjaran dan kebaikan berlipat ganda. Rasulullah bersabda: “Barang siapa membaca satu huruf dari kitabullah baginya satu kebaikan. Satu kebaikan (dibalas) dengan sepuluh kali lipatnya. Aku tidak mengatakan alif lam mim satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf.” (HR Tirmidzi).

Kedelapan, al-Qur’an akan memberikan syafaat di hari kiamat kelak. Rasulullah bersabda: ” Bacalah Alquran, sesungguhnya pada hari kiamat ia akan memberikan syafaat kepada pembacanya.” (HR Muslim).

Dengan paparan diatas mudah mudahan kita dapat memahami keutamaan-keutamaan yang akan didapat bagi siapa saja yang mermulazamah dengan al-Qur’an. Kita memohon kepada Alloh Subhanahu wa ta’ala agar kita termasuk ahlu al-Qur’an yang di ridhoi oleh Alloh Subhanahu wa Ta’ala.